Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

Sebanyak 285 Jiwa di Parimo Terdampak Gempa

28
×

Sebanyak 285 Jiwa di Parimo Terdampak Gempa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 285 jiwa atau 91 Kepala Keluarga (KK) warga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terdampak gempa magnitudo 6,7.

“285 jiwa terdampak bencana tersebar di 19 desa tujuh kecamatan,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo Moh Rivai, baru-baru ini.

Rivai menjelaskan data tersebut berdasarkan asesmen lapangan, selanjutnya akan dilaporkan ke BPBD Sulawesi Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parimo, Moh Rivai

Dampak gempa magnitudo 7,6 terjadi pada Selasa (16/6) di Parimo memberikan efek kerusakan terhadap sejumlah infrastruktur, tercatat 87 rumah rusak, 83 rusak ringan, 3 rusak sedang dan 1 rusak berat.

Termasuk 2 kantor pemerintahan mengalami dampak, kemudian masjid, gereja dan sekolah masing-masing 1 unit, serta dua unit pura.

“5 fasilitas kesehatan juga mengalami kerusakan, 3 bangunan rusak ringan dan 2 bangunan lainnya rusak sedang,” kata Rivai.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Parimo Rivai mengemukakan masa tanggap darurat berlangsung sejak 17 hingga 23 Juni 2026.
Kata dia, Pemkab Parimo telah melakukan langkah-langkah percepatan yakni asesmen lapangan dan penyaluran bantuan kebencanaan berupa logistik pangan serta kebutuhan mendesak lainnya.

“Bantuan sudah kami salurkan semua kepada korban gempa sebanyak 100 paket, 25 paket diantaranya dari BPBD dan 75 paket dari Dinas Sosial. Bantuan itu diberikan guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Rivai mengemukakan masa tanggap darurat Pemkab Parimo tidak membuka posko kesehatan, namun lebih memaksimalkan fasilitas kesehatan (Puskesmas) di sekitar wilayah terdampak. IND

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Sebuah ekskavator berwarna kuning tampak sibuk mengeruk tanah di kawasan tambang emas ilegal Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Senin pagi, 22 Juni 2026. Sepintas, tidak ada…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bagaimana mungkin ekskavator sitaan berbobot puluhan ton bisa hilang dari lokasi penitipan, lalu beberapa hari kemudian kembali beroperasi di tambang emas ilegal yang sama. Kasus hilangnya alat berat XCMG XE215G di…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sayutin Budianto menyorot keras Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati (Wabup) Abdul Sahid meninggalkan daerah di tengah status tanggap darurat bencana. Duet pimpinan Parimo itu…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat Sulawesi Tengah (Sulteng) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan ini. BMKG menilai…

Example 325x325