Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Ahmad Piandae, Kades Rantemaranu Tutup Usia – Sosok Pendidik dan Pemimpin yang Dicintai Masyarakat

755
×

Ahmad Piandae, Kades Rantemaranu Tutup Usia – Sosok Pendidik dan Pemimpin yang Dicintai Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL| KORANINDIGO – Kabupaten Buol kembali merasakan kehilangan yang mendalam. Ahmad Piandae, Kepala Desa (Kades) Rantemaranu Kecamatan Bukal, telah berpulang ke Rahmatullah setelah beberapa hari menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buol. Almarhum dikenal sebagai putra terbaik daerah yang bersahaja dan selalu menghargai setiap orang, baik anak-anak maupun orang dewasa dalam setiap interaksi.

Sebelum menjabat sebagai Kades, Almarhum pernah menjabat sebagai kepala sekolah di salah satu Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Bukal selama dua periode. Sebelumnya, beliau juga telah melayani sebagai guru dengan penuh dedikasi. Setelah pensiun dari dunia pendidikan, beliau terpilih dan diangkat menjadi Kepala Desa Rantemaranu, membawa pengalaman dan semangat peduli untuk kemajuan daerahnya.

Sosok yang Perama dan Penuh Cinta pada Masyarakat

Wartawan KoranIndigo yang sering berkunjung ke sekolah ketika Almarhum menjabat sebagai kepala sekolah, mengungkapkan bahwa beliau selalu tampil dengan sikap baik dan penuh canda dengan senyuman tipis yang khas. “Selama beliau menjadi guru dan kepala sekolah, hingga kemudian menjabat sebagai Kades, beliau selalu menunjukkan kesetiaan pada tugas dan kasih sayang kepada masyarakat. Tidak pernah membeda-bedakan siapapun yang datang berbicara dengannya,” ujar salah satu wartawan.

Masyarakat Rantemaranu juga menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Menurut salah satu warga, Almarhum banyak melakukan perbaikan di desa, terutama terkait akses pendidikan dan fasilitas umum. “Beliau selalu peduli dengan anak-anak muda dan pendidikan di desa kita. Banyak program yang beliau lakukan untuk membantu anak-anak kurang mampu melanjutkan studi,” kata salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Riwayat Karier dan Pengabdian

Almarhum Ahmad Piandae, A.Ma.Pd, yang akrab disapa pak Ahmad mulai karirnya sebagai guru di awal tahun 1990-an. Setelah beberapa tahun mengajar, beliau diangkat menjadi kepala sekolah dan berhasil meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Setelah memasuki masa pensiun beliau terpilih sebagai Kades Rantemaranu dan telah menjalani masa jabatan hingga wafatnya.

Salah satu Pegawai di lingkup Kecamatan Bukal dalam keterangannya menyampaikan bahwa Almarhum telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan kecamatan dan desa. “Kita kehilangan sosok pemimpin yang berpengalaman dan memiliki hati yang besar untuk masyarakat. Semoga semua kerja keras beliau dikenang dan terus menjadi inspirasi bagi kita semua,” ujarnya.

“Kami sangat berterima kasih atas semua dukungan yang diberikan. Ayah kami selalu mengajarkan kita untuk selalu membantu orang lain dan cinta pada tanah air. Semoga apa yang telah beliau lakukan bermanfaat bagi banyak orang,” ujar salah satu anak Almarhum.

Semoga roh Bapak Ahmad Piandae ditempatkan di dalam golongan orang-orang yang saleh dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selamat jalan sang pendidik, selamat jalan sang pemimpin yang dicintai.

( Syafri Sakula)

 

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Direktur CV Arawan, Oktavianus Wiro, menyatakan perbaikan sejumlah kerusakan pada Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten Parigi Moutong masih dibiayai menggunakan dana pribadinya. Langkah itu diambil sebagai bentuk tanggung jawab kontraktual sekaligus…

Example 325x325