Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
EKONOMI

BI Sulteng Beri Penghargaan Pelaku UMKM Berprestasi

873
×

BI Sulteng Beri Penghargaan Pelaku UMKM Berprestasi

Sebarkan artikel ini

PALU | KORANINDIGO –  Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Jumat, 29 November 2024, menjadi ajang penting untuk mengapresiasi peran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bertempat di sebuah convention hall di Palu Barat, acara ini menarik perhatian banyak pihak, terutama dengan adanya penghargaan khusus untuk kabupaten/kota dan para pelaku usaha UMKM dinilai berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Mengusung tema “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional,” PTBI 2024 tak hanya diadakan di Sulawesi Tengah, tetapi juga serentak disiarkan dari 34 provinsi di Indonesia.

Acara ini turut dihadiri langsung oleh Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang memberikan arahan terkait penguatan ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

Bank Indonesia Kpw Provinsi Sulawesi Tengah, melalui ajang ini memberikan penghargaan kepada para mitra UMKM/IKM yang telah menunjukkan kinerja luar biasa. Beberapa penghargaan utama yang diberikan antara lain:

BANUA SIDAT sebagai Pemenang UMKM Orientasi Ekspor Terbaik 2024

KOPI KALIMAGO sebagai Pemenang UMKM Syariah Terinovatif 2024

Zamzam Karya Sejati sebagai Pemenang UMKM Onboarding Terbaik 2024

Selain itu, sejumlah UMKM lainnya juga mendapat apresiasi atas inovasi dan kontribusi mereka terhadap ekonomi daerah.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tengah, Angsoka Y. Paundralingga, dalam pidatonya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan pelaku UMKM.a

Imenyoroti bahwa untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, upaya pengendalian inflasi dan percepatan belanja daerah harus menjadi prioritas, terutama dengan besarnya potensi ekonomi sektor pertambangan di Sulteng.

“Koordinasi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial. Reformasi struktural menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing ekonomi daerah. Salah satu fokus utama kita adalah memperkuat sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian,” jelas Angsoka Y. Paundralingga.

Dengan adanya apresiasi kepada UMKM, Bank Indonesia Sulteng berharap para pelaku usaha semakin terdorong untuk berinovasi dan memperluas pasar, baik di dalam negeri maupun internasional.

PTBI 2024 menjadi momentum penting untuk mendorong kolaborasi dalam memperkuat ekonomi nasional, khususnya di Sulawesi Tengah. (Ind)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

EKONOMI

Ruang gerak fiskal pemerintah daerah memasuki fase paling sempit dalam beberapa tahun terakhir. Ketika pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan pada 2026, kemampuan daerah menutup kekurangan lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru…

EKONOMI

“Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan menghentikan segala kegiatan usaha.” Kalimat singkat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menandai berakhirnya perjalanan satu lagi bank perkreditan rakyat di Indonesia. Penutupan tersebut…

EKONOMI

DAYA saing global Indonesia dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026 merosot menjadi peringkat 48 dari 70 negara pada 2026. Sebelumnya pada 2024, Indonesia sempat mencapai ranking 27. Penurunan ini terjadi di saat mayoritas daya saing…

EKONOMI

STATUS internasional disandang Bandara Mutiara SIS Al-Jufri bukan sekadar kebanggaan daerah. Lebih dari itu, status tersebut merupakan peluang strategis untuk menggerakkan ekonomi berbasis ekspor, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan. Oleh : Handri Pinatik –…

Example 325x325