PARIGI | KORANINDIGO – Dua isu krusial mencuat dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), yaitu minim perhatian terhadap pejuang pemekaran daerah serta tidak optimal penerangan lampu jalan sejumlah wilayah.
Anggota DPRD Parimo dari Fraksi Partai PPP, Abdin menegaskan hingga usia 24 tahun, belum nampak ada langkah konkret pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan kepada para pejuang pemekaran.
Menurutnya, para tokoh yang telah berjasa memperjuangkan terbentuknya daerah tersebut layak mendapatkan pengakuan resmi dari pemerintah, sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi sejarah yang tidak ternilai.
Selain itu, Abdin juga menyoroti kondisi penerangan jalan yang masih jauh dari harapan. Ia mengingatkan kembali janji pemerintah daerah yang sebelumnya menargetkan penerangan merata di wilayah Parigi Moutong.
Namun fakta di lapangan menunjukkan masih banyak titik yang gelap, bahkan berpotensi membahayakan masyarakat.
“Masih ada wilayah yang gelap, ini rawan kecelakaan. Harusnya Parigi Moutong di usia sekarang tidak lagi gelap, tapi sudah bersinar”, katanya, Selasa, (07/04). IND










