DAERAH

Parimo Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat

189
×

Parimo Serahkan Dokumen Sekolah Rakyat

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parimo (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) serahkan dokumen syarat teknis dan administrasi untuk kepentingan pembangunan infrastruktur Program Sekolah Rakyat ke Kementerian Sosial (Kemensos).

“Syarat teknis berupa dokumen Readiness Criteria (RC) Sekolah Rakyat sebagai kewajiban yang harus dipenuhi daerah setelah usulan disampaikan ke kementerian terkait,” kata Bupati Parimo Erwin Burase melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Selasa.

Dokumen itu ia serahkan kepada Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Jabo Priyono pada Senin (11/5) di Jakarta didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Parimo .

Ia mengemukakan RC yang disusun pihaknya memuat kondisi kesiapan lahan dan lokasi sebelum pembangunan fisik dimulai, sebagaimana penjelasan Kemensos bahwa Parimo masuk triwulan III 2026 pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat.

Dokumen itu juga sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah (pemda) mengimplementasikan program nasional, sekaligus memfasilitasi masyarakat miskin memperoleh pendidikan gratis.

“Agenda pemerintah pusat memperluas akses pendidikan sebagai solusi bagi anak-anak putus sekolah dan masyarakat kurang mampu di wilayah Parimo dan kami berkomitmen mengawal program itu,” ujarnya.

Pihaknya telah menyiapkan lahan kurang lebih 9,2 hektare untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat berlokasi di Desa Jono Kalora, Kecamatan Parigi Barat.

Keseriusan pemerintah setempat menginginkan Sekolah Rakyat karena banyak wilayah terpencil di daerah itu, sehingga pendidikan di wilayah-wilayah tersebut tidak maksimal.

“Kondisi geografis salah satu tantangan pendidikan di daerah kami. Kalau Sekolah Rakyat hadir, anak-anak di wilayah terpencil bisa ditempatkan di fasilitas pendidikan tersebut, kami berharap Kemensos mempertimbangkan kondisi daerah,” ucap Erwin.

Pihaknya juga mulai menyentuh anak-anak dari Komunitas Adat Terpencil (KAT) melalui program pendidikan gratis, bekerja sama dengan Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung.

Sejumlah anak KAT saat ini telah mendapatkan kesempatan pendidikan melalui program tersebut, sebagai bagian dari upaya pemda memutus keterisolasian sosial dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah terpencil.

“Kami ingin memastikan anak-anak dari KAT memperoleh hak pendidikan yang sama. Saat ini sudah ada anak-anak yang difasilitasi untuk menempuh pendidikan di Poltekesos Bandung, melalui koordinasi dan dukungan bersama Kementerian Sosial,” tuturnya.

Ia menambahkan pemda juga terus melakukan koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Dinas Sosial, dan pihak terkait lainnya guna memastikan data anak tidak sekolah dapat terintegrasi. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – Sebanyak 2.189 nomor polisi kendaraan di Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk daftar pemblokiran QR Code BBM subsidi hingga September 2026. Angka ini menjadi bagian dari 11.093 nomor polisi di seluruh Sulawesi, setelah…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Sebanyak 16 ton solar bersubsidi masuk ke SPBU 74.943.08, Kampal, Parigi Moutong, dalam dua kali pengiriman. Dari volume itu, sekitar 4,8 ton atau 30 persen diperkirakan terserap melalui pembelian menggunakan jeriken….

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Kendaraan diduga milik pengelola SPBU 74.943.08 Kampal disebut ikut mengantre Solar bersubsidi. Sedikitnya tiga truk, diduga terkait Manajer SPBU Fajar dan Pengawas SPBU Rifai, disebut kerap berada di sekitar SPBU lalu…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Nama dan foto Kepala Bidang (Kabid) Sarana, Prasarana (Sarpras) dan Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Parigi Moutong, Supriadin, dicatut dalam dugaan penipuan bantuan alat dan mesin pertanian…

Example 325x325