PARIGI– Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Desa Kayuboko menyerahkan bantuan 500 unit kawat bronjong kepada Pemerintah Desa Airpanas, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Bantuan tersebut akan digunakan memperkuat bantaran sungai sekaligus mendukung upaya normalisasi aliran sungai yang terdampak sedimentasi.
Penyerahan ratusan kawat bronjong itu merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab sosial forum koperasi terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Bantuan juga menjadi bagian dari upaya mitigasi banjir, reklamasi lingkungan, serta penanganan sedimentasi sungai di wilayah itu.
Bantuan disalurkan setelah Desa Airpanas diterjang banjir membawa lumpur dan material pasir pada Senin, 7 Juli 2026.
Luapan sungai menyebabkan sedikitnya 19 kepala keluarga atau 77 jiwa terdampak, sementara puluhan rumah warga sempat terendam.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, mengatakan banjir dipicu meluapnya sungai akibat tingginya intensitas hujan.
Berdasarkan hasil asesmen awal Tim Reaksi Cepat (TRC), tidak ada korban jiwa, warga mengungsi, maupun rumah mengalami kerusakan berat. Namun, satu unit mushala turut terdampak.
Menurut Rivai, salah satu kebutuhan paling mendesak pascabanjir adalah normalisasi sungai untuk mengurangi risiko banjir susulan.
Selain itu, distribusi bantuan logistik juga diperlukan bagi warga terdampak.
Melalui bantuan 500 unit kawat beronjon, Forum Koperasi Pertambangan Rakyat Desa Kayuboko berharap proses penguatan bantaran sungai dan normalisasi aliran sungai dapat segera dilakukan sehingga risiko luapan sungai dan dampak sedimentasi di Desa Airpanas dapat diminimalkan. (IND)










