LAPORAN KHUSUSUMUM

Proyek Perpustakaan, Dewan Rekomendasi APH Turun Tangan

232
×

Proyek Perpustakaan, Dewan Rekomendasi APH Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Panitia Khusus (Pansus) Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) merekomendasikan aparat penegak hukum telususri proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah senilai Rp 8,7 miliar.

Rekomendasi muncul setelah pansus menemukan sejumlah persoalan pada kondisi fisik bangunan saat melakukan inspeksi lapangan. Bangunan hingga kini belum difungsikan tersebut mengalami kerusakan di sejumlah bagian.

Berita Terkait:
Belum Layani Pembaca, Kerusakan Perpustakaan Mengemuka
Perpustakaan Berdiri, Sengketa Menjulang Tinggi

Pansus menemukan kebocoran pada beberapa titik atap, genangan air, plafon rusak akibat rembesan, serta dinding yang mulai ditumbuhi jamur.

Menurut pansus, kondisi tersebut mengindikasikan adanya persoalan pada mutu pekerjaan, lemahnya pengawasan selama pelaksanaan proyek, serta dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan spesifikasi kontrak.

Atas dasar itu, pansus meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti temuan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain persoalan fisik bangunan, pansus juga menyoroti pemanfaatan sisa Dana Alokasi Khusus (DAK) hasil efisiensi proses tender yang nilainya mencapai lebih dari Rp 1,2 miliar.

Tidak Pernah Dibahas di DPRD

Ketua DPRD Parigi Moutong, Alfres Masboy Tonggiroh, mengatakan proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah semula memiliki pagu anggaran sekitar Rp 10 miliar.

Setelah melalui proses tender, proyek tersebut dimenangkan CV Arawan dengan nilai kontrak sekitar Rp 8,7 miliar.

Menurut Alfres, selisih antara pagu anggaran dan nilai kontrak kemudian dialokasikan untuk membiayai tiga paket pekerjaan tambahan, yakni pembangunan pagar, penataan lanskap, dan area parkir.

TERKAIT LAINNYA:
Muslihat Pinjam Bendera Dalam Proyek Pemerintah Parimo
Sanksi Praktik Pinjam “Bendera” Pada Tender Proyek Pemerintah
Soal Proyek Lanskap, Ini Kata Direktur Kalukubula Sulteng
Direktur Kalukubula Sulteng Akui Perusahaannya Hanya Dipinjam Pakai

Namun, ia mengaku pemanfaatan sisa anggaran tersebut tidak pernah dibahas secara khusus di DPRD, meskipun seluruh pekerjaan masih menggunakan sumber pendanaan yang sama, yaitu Dana Alokasi Khusus (DAK).

“Tidak. Itu tidak pernah dibahas di DPRD. Saya hanya mengetahui adanya sisa anggaran itu,” kata Alfres, Rabu (24/6/2026).

Pernyataan Ketua DPRD tersebut menambah rangkaian persoalan yang mengiringi proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Parigi Moutong.

Di sisi lain, proyek tersebut juga bergulir ke ranah hukum. Bupati Parigi Moutong Erwin Burase memerintahkan Bagian Hukum Sekretariat Daerah mendampingi proses gugatan yang diajukan rekanan pelaksana proyek, CV Arawan, di Pengadilan Negeri Parigi. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

NELAYAN kecil menghadapi ironi di tengah kebijakan subsidi energi. Solar bersubsidi disediakan menopang kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi akses terhadap bahan bakar itu justru tersendat akibat kuota terbatas, birokrasi berbelit, serta dugaan penyimpangan distribusi. Di pesisir…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Manajer sekaligus pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Aksan alias Akas, mengaku menerima uang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu dari penyaluran solar subsidi serta Rp50 ribu hingga Rp80…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bersiap melaporkan sejumlah SPBU atas dugaan penyelewengan solar bersubsidi. Organisasi kemasyarakatan itu mendesak kepolisian, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas mengusut distribusi…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Solar subsidi diduga bukan cuma mengalir ke tangki kendaraan, tetapi juga membawa fulus ke kantong pengawas. Lebih panas lagi, Aksan alias Akas, Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong…

Example 325x325