Buol | Koranindigo – Gedung Catheterization Laboratory (Cathlab) di RSUD Mokoyurli, Kabupaten Buol, yang berdiri dengan interior luar yang begitu megah, terancam tidak dapat difungsikan di tahun 2026. Hal ini disebabkan karena bangunan Cathlab mimpi besar, realitas suram karena belum dilengkapi alat utama. sehingga meskipun gedung nantinya dinyatakan selesai 100%, fasilitas tersebut belum dapat melayani pasien jantung dan pembuluh darah
Proyek pembangunan Gedung Cathlab ini dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV Sukses Abadi Prima dengan masa kerja 174 hari kalender dan berbandrol Rp2,3 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 yang dikelola oleh Dinkes Buol peruntukan untuk UPT RSUD Mokoyurli, Kabupaten Buol.
Penelusuran media ini Sabtu,13 Desember 2025, nampak kondisi luar bangunan sudah rampung, namun dalam ruangan bangunan terlihat masih ada yang belum selesai berupa pemasangan timbal (pelindung radiasi) pada dinding bangunan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek, Kardo, mengakui bahwa pekerjaan fisik masih dalam proses dan belum selesai. “Bangunan Cathlab itu belum selesai, masih dalam kontrak,” kata Kardo.
Dia juga menyebutkan bahwa batas akhir pelaksanaan proyek diperpanjang hingga 29 Desember 2025, menyisakan waktu yang sangat terbatas bagi kontraktor pelaksana untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, ” Ungkap PPK
Sementara itu, Sahroni, Sekretaris RSUD Mokoyurli Buol, memberikan penjelasan terkait progres kesiapan dalam ruangan gedung dan alat Cathlab. Proses pekerjaan yang tersisa saat ini adalah pemasangan timbal (pelindung radiasi) pada dinding bangunan, ” Kata Sahroni
Sahroni juga menegaskan bahwa RSUD saat ini baru menerima bangunan, sementara alat Cathlab menantikan bantuan hibah dari pemerintah pusat, dengan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi, ” Ungkap Sahroni (Mhr)










