Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

HUT ke 72, Divisi Imigrasi Kumham Sulteng Kibarkan Bendera di Bawah Laut

236
×

HUT ke 72, Divisi Imigrasi Kumham Sulteng Kibarkan Bendera di Bawah Laut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
HUT Imigrasi KE-72, Kemenkumham Sulteng Kibarkan Bendera di Bawah Laut. foto: Kemenkumham Sulteng

MEMPERINGATI Hari Ulang Tahun (HUT) Imigrasi Ke 72, sebanyak delapan penyelam gelar upacara pengibaran bendera merah putih dan Pataka Imigrasi pada empat tempat berbeda.

Kegiatan dilakukan di bawah laut Tanjung Karang-Kabupaten Donggala, Atol-Kepulauan Togean, Bomber-Kepulauan Togean dan Una-Una Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna).

Pengibaran diawali penyerahan pataka oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi kepada Ketua Tim penyelam Divisi Keimigrasian, Amar Buchdiansyah.

Menurut Lilik Sujandi, walau kegiatan dilaksanakan pada masa pandemi, namun dirinya berharap agar pengibaran tersebut dapat berlangsung dengan aman dan dapat mengharumkan nama Kemenkumham, sekaligus pesona laut yang ada di wilayah Sulteng.

foto: Kemenkumham Sulteng

“Walaupun dilaksanakan dalam masa pandemi, semoga kegiatan pengibaran bendera yang akan dilakukan, bisa berlangsung dengan aman dan dapat mengharumkan nama Kemenkumham baik nasional maupun internasional, sekaligus memperkenalkan kepada masyarakat luas keindahan laut yang ada di Sulteng”, katanya, Sabtu (22/1).

Usai penyerahan pataka, tim bergerak menuju Tanjung Karang, Kabupaten Donggala sebagai tempat pengibaran bendera pertama.
Pada kedalaman 18 meter, walau arus laut cukup deras, hal itu tidak mematahkan semangat para Divers, dalam upayanya mengibarkan sang saka merah putih dan pataka.

Keesokan harinya, para penyelam melanjutkan penyeberangan menggunakan perahu cepat menuju Kepulauan Togean. Tim kemudian melakukan penyelaman di wilayah Atol. Dan, pataka Imigrasi pun berhasil diabadikan menggunakan drone maupun kamera bawah laut.

Selanjutnya, tim selam menyambangi dua titik pengibaran sekaligus, yaitu pada titik jatuhnya pesawat bomber liberator pada perang dunia kedua, dan yang terakhir pengibaran bendera dilakukan di Kepulauan Una-Una.
(Humas Kanwil Kemenkumham Sulteng)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Ratusan sekolah dasar di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mencoba mendapatkan kucuran dana revitalisasi dari pemerintah pusat. Cuma ada masalah klasik menghantui berupa sengketa lahan dan dokumen hibah yang lemah menjadi ganjalan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Erwin Burase, paparkan capaian serta kendala pelaksanaan program nasional (prognas), dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. “Masyarakat di wilayah utara…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parimo (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) serahkan dokumen syarat teknis dan administrasi untuk kepentingan pembangunan infrastruktur Program Sekolah Rakyat ke Kementerian Sosial (Kemensos). “Syarat teknis berupa dokumen Readiness Criteria (RC)…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan penjelasan meredam keresahan guru honorer terkait Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2026…

Example 325x325