DAERAH

Irisan Hati Camat, Uang Halal Bukan Solar

746
×

Irisan Hati Camat, Uang Halal Bukan Solar

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Jatah setoran praktik main solar dari oknum pengawas SPBU 7494317 Tolai, Steven diduga mengalir jauh, termasuk ke pihak mengatasnamakan kantor Kecamatan Torue. Atas hal tersebut, Camat Torue Niluh Elisabeth merasa teriris hatinya. Sang camat mengaku mengelola gilingan padi, sehingga tidak perlu meminta jatah-jatah lagi.

Camat Torue, Niluh Elisabeth (Kanan, berbaju Putih), dalam sebuah kegiatan

“Dari oknum aparat hingga para oknum duduk di pemerintahan di Kecamatan Torue, dapat jatah dari SPBU Tolai”, kata sumber media ini, secara tertutup kepada www.koranindigo.com, Sabtu, (13/9).

Orang bernama Juslan, kata sumber, disebut-sebut sebagai pihak ditugaskan oleh pengawas SPBU dalam memenuhi setoran-setoran main solar tersebut.

“Juslan, ditugaskan mengumpulkan jatah-jatah solar-solar yang kemudian akan disetorkan ke oknum-oknum itu”, katanya.

Camat Torue, Niluh Elisabeth merasa teriris hatinya ketika isu menyebut dirinya “berbau” jatah solar dari pengawas SPBU 7494317 Tolai, Steven.

Camat Elisabeth melayangkan undangan agar konfirmasi dilakukan secara langsung, bukan melalui ponsel.

Dia menjelaskan bahwa dirinya cukup sejahtera, tanpa harus menerima jatah kuota biosolar ke pengawas SPBU 7494317 Tolai, seperti dituduhkan kepada dirinya.

“Kapan ada waktu, kalau perlu kita berkunjung langsung ke gilingan kelompok dekat dgn rumah saya”, kata Niluh Elisabeth.

Elisabeth juga menerangkan bahwa suami dan pengurus gilingan padi akan bersedia mendampingi dirinya untuk memaparkan bahwa kehidupan dirinya selaku camat sejatinya sudah sejahtera, cukup sandang, pangan serta papan.

“Suami saya pengurus gilingan umat yang menaungi 150 kepala keluarga (KK) terdiri dari para jemaat. Maaf sekali, saya tidak pernah diberi makan oleh suami saya dengan uang yang tdk halal”, katanya lagi.

Camat Niluh Elizabeth mengatakan pernah dituding mendapat jatah dari program bedah rumah beberapa waktu lalu.

Sehingga, ketika namanya selaku camat disebut kecipratan jatah solar dari pengawas SPBU 7494317 Tolai, maka ia merasa perlu untuk meluruskannya.

“Suami saya dan pengurus gilingan dan anggota gilingan siap dampingi saya. Makanya saya berkeinginan ketemu wartawan agar jelas”, katanya.

Camat Torue Niluh Elisabeth merupakan Warga Tolai Timur, dan mengelola gilingan milik umat gereja di wilayah tersebut.

Gilingan padi komunitas gereja ini menaungi 150 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari para jemaat. (IND)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menata ulang mekanisme distribusi solar bersubsidi di SPBU 74.943.08, Kelurahan Kampal, dengan melibatkan warga lokal sebagai mitra pengantaran. Kebijakan mulai diterapkan Selasa (13/10/2026) itu bertujuan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Perubahan mekanisme penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di SPBU Kampal, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mulai membuahkan hasil positif bagi produktivitas pertanian. Perubahan pola distribusi bermula dari sorotan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Penanaman disiplin dan kesadaran hukum sejak dini menjadi salah satu upaya membangun generasi muda berkarakter. Pesan itu disampaikan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ampibabo Iptu Ansaruddin, SH, saat menjadi pembina upacara bendera…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) melakukan rotasi jabatan besar-besaran di lingkungan Korps Bhayangkara, termasuk pada jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng).Keputusan penyegaran organisasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri…

Example 325x325