LAPORAN KHUSUS

KPU Lantik Anggota PPS Se-Kabupaten Parigi Moutong

394
×

KPU Lantik Anggota PPS Se-Kabupaten Parigi Moutong

Sebarkan artikel ini

KoranIndigo – Komisi Pemilihan Umum (KPU) melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Parigi Moutong. Sebanyak 849 anggota PPS, akan tersebar di 278 Desa dan 5 Kelurahan.

Pelantikan itu, di pimpin langsung oleh Ketua KPU Parigi Moutong, Ariana, di Lapangan Futsal Toraranga, Minggu, 26/5/2024.

Pada kesempatan itu, Ariana mengucapkan selamat kepada anggota PPS yang di Lantik, “saya ucapkan selamat kepada para anggota PPS. Mari bersama-sama kita ciptakan Pemilu di daerah ini dengan aman, damai serta transparan,” ucap Ariana usai melantik anggota PPS.

Ariana mengungkapkan, bahwa pelantikan anggota PPS dilakukan di 5 (lima) zona yakni, zona pertama di Parigi Kota yang meliputi Kecamatan Sausu, Balinggi, Torue, Ex Kecamatan Parigi, Siniu dan Ampibabo.

“Zona kedua di Kasimbar meliputi Kecamatan Toribulu, Kasimbar dan Tinombo Selatan. Zona yang ke tiga ada di Tinombo meliputi Kecamatan Sidoan, Tinombo dan Palasa. Kemudian zona keempat di Mepangan yang meliputi Kecamatan Tomini, Mepangan dan Ongka Malino,” ungkapnya.

“Dan yang terakhir, zona kelima di Taopa meliputi Kecamatan Bolano, Bolano Lambunu, Taopa dan Moutong,” tambahnya.

Menurutnya, kedepan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota PPS akan semakin berat dan kompleks. Maka diharapkan kekompakkan dan integritas serta memahami regulasi yang berkaitan dengan pemilihan kepala daerah.

Untuk itu, para anggota PPS harus terus meningkatkan potensi dan kompetensi serta membangun koordinasi, komunikasi, sinergi, kolaborasi dengan semua pihak, terutama terhadap PPK, Bawaslu dan KPU.

Ariana juga menyampaikan, saat ini KPU Parigi Moutong tengah melakukan verifikasi administrasi dukungan calon per seorangan Bupati dan Wakil Bupati, yang sesuai dengan tahapan akan berakhir pada tanggal 29 Mei 2024.

“Ada sebanyak 62 ribu syarat dukungan yang harus dilakukan vermin dari dukungan 2 (dua) bakal calon per seorangan,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

NELAYAN kecil menghadapi ironi di tengah kebijakan subsidi energi. Solar bersubsidi disediakan menopang kegiatan ekonomi masyarakat, tetapi akses terhadap bahan bakar itu justru tersendat akibat kuota terbatas, birokrasi berbelit, serta dugaan penyimpangan distribusi. Di pesisir…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Manajer sekaligus pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Aksan alias Akas, mengaku menerima uang Rp500 ribu hingga Rp600 ribu dari penyaluran solar subsidi serta Rp50 ribu hingga Rp80…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, bersiap melaporkan sejumlah SPBU atas dugaan penyelewengan solar bersubsidi. Organisasi kemasyarakatan itu mendesak kepolisian, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas mengusut distribusi…

LAPORAN KHUSUS

PARIGI | KORANINDIGO – Solar subsidi diduga bukan cuma mengalir ke tangki kendaraan, tetapi juga membawa fulus ke kantong pengawas. Lebih panas lagi, Aksan alias Akas, Manajer sekaligus Pengawas SPBU 74.943.04 Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong…

Example 325x325