Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
DAERAHEKONOMI

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

392
×

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

Sebarkan artikel ini

SIGI | KORANINDIGO – Sebagai upaya mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menggencarkan gerakan cinta produk lokal.

“Gerakan ini untuk mendorong masyarakat dan ASN Pemkab Sigi agar menggunakan dan membeli produk lokal,” ujar Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Sigi, Sulteng, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Sigi telah membuat film dan katalog cinta produk lokal Sigi pada 2022 dengan biaya Rp90 juta.

Pembuatan katalog cinta produk lokal merupakan tindak lanjut dari gerakan mencintai produk lokal Sigi, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi bekerja sama dengan Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sigi.

Samuel menyebut dengan membeli produk lokal, maka secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan eksistensi UMKM dan IKM di daerah tersebut, yang secara langsung berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Hal ini juga untuk menjaga stabilitas ekonomi dan perputaran uang di Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada semua ASN lingkup Pemkab Sigi harus menggunakan produk lokal dalam setiap kegiatan.

“Terutama dalam rapat-rapat dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD agar menggunakan produk lokal,” tambah Samuel.

Ia mengatakan bahwa salah satu prioritas program pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD yaitu pemberdayaan UMKM, yang menjadi salah satu pendekatan dalam pengurangan kemiskinan daerah.

Oleh karena itu, ujar dia, Pemkab Sigi berupaya memberikan pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan IKM, serta membuka akses pasar dan memberikan dukungan akses permodalan.

“KUR nol persen menjadi program akses pembiayaan untuk membantu pengembangan UMKM,” sebut Samuel.

Berdasarkan data Pemkab Sigi terdapat 1.470 IKM wirausaha baru. Dari jumlah tersebut terdapat 565 IKM yang berbasis pertanian atau olahan pangan jenis produknya antara lain kopi, bawang goreng, keripik dan sebagainya.

“Selebihnya adalah industri hasil hutan berupa mebel kayu, rotan dan bambu. Serta industri logam aneka dan perbengkelan,” ungkap dia. (Ind*)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Ruang hidup warga harus merdeka dari konsesi dan dampak lingkungan pertambangan.” SERUAN itu dilontarkan Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulawesi Tengah, Moh Taufik, di Palu, Rabu, 19 Agustus 2026. Pernyataan tersebut bukan sekadar kritik terhadap…

EKONOMI

Ruang gerak fiskal pemerintah daerah memasuki fase paling sempit dalam beberapa tahun terakhir. Ketika pemerintah pusat memangkas Transfer ke Daerah (TKD) secara signifikan pada 2026, kemampuan daerah menutup kekurangan lewat Pendapatan Asli Daerah (PAD) justru…

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

EKONOMI

“Seluruh kantor PT BPR Syariah Hasanah Mandiri ditutup untuk umum dan menghentikan segala kegiatan usaha.” Kalimat singkat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) itu menandai berakhirnya perjalanan satu lagi bank perkreditan rakyat di Indonesia. Penutupan tersebut…

Example 325x325