Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
FOKUSDAERAHEKONOMI

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

368
×

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIGI | KORANINDIGO – Sebagai upaya mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menggencarkan gerakan cinta produk lokal.

“Gerakan ini untuk mendorong masyarakat dan ASN Pemkab Sigi agar menggunakan dan membeli produk lokal,” ujar Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Sigi, Sulteng, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Sigi telah membuat film dan katalog cinta produk lokal Sigi pada 2022 dengan biaya Rp90 juta.

Pembuatan katalog cinta produk lokal merupakan tindak lanjut dari gerakan mencintai produk lokal Sigi, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi bekerja sama dengan Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sigi.

Samuel menyebut dengan membeli produk lokal, maka secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan eksistensi UMKM dan IKM di daerah tersebut, yang secara langsung berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Hal ini juga untuk menjaga stabilitas ekonomi dan perputaran uang di Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada semua ASN lingkup Pemkab Sigi harus menggunakan produk lokal dalam setiap kegiatan.

“Terutama dalam rapat-rapat dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD agar menggunakan produk lokal,” tambah Samuel.

Ia mengatakan bahwa salah satu prioritas program pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD yaitu pemberdayaan UMKM, yang menjadi salah satu pendekatan dalam pengurangan kemiskinan daerah.

Oleh karena itu, ujar dia, Pemkab Sigi berupaya memberikan pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan IKM, serta membuka akses pasar dan memberikan dukungan akses permodalan.

“KUR nol persen menjadi program akses pembiayaan untuk membantu pengembangan UMKM,” sebut Samuel.

Berdasarkan data Pemkab Sigi terdapat 1.470 IKM wirausaha baru. Dari jumlah tersebut terdapat 565 IKM yang berbasis pertanian atau olahan pangan jenis produknya antara lain kopi, bawang goreng, keripik dan sebagainya.

“Selebihnya adalah industri hasil hutan berupa mebel kayu, rotan dan bambu. Serta industri logam aneka dan perbengkelan,” ungkap dia. (Ind*)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI – KORANINDIGO – Sejumlah pelaku usaha perikanan menyoroti “lalod (lambat loading)” kinerja Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Denpasar. Pasalnya, BPK Denpasar dinilai belum mampu memberikan kepastian terkait persoalan perizinan pemanfaatan jenis ikan. Keluhan muncul menyusul…

DAERAH

Mendagri Tito Karnavian ungkapkan 39 daerah kesulitan membayar gaji PPPK karena porsi belanja pegawai melebihi 50 persen APBD. Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, masuk dalam kategori tersebut. Pemerintah berencana…

DAERAH

Pelaksanaan proyek Pokir DPRD Parimo menjadi sorotan setelah sejumlah pejabat teknis mengungkap dugaan praktik jual-beli proyek dan penunjukan rekanan oleh anggota dewan. Proyek Pokir selama beberapa tahun terakhir diduga dikerjakan oleh rekanan merupakan pilihan atau…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Gugatan warga negara atau Citizen Lawsuit perkara pohon tumbang akhirnya “tumbang”, karena dianggap tidak memenuhi syarat materiil dan tata cara gugatan. Citizen Lawsuit dialamatkan kepada Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase…

Example 325x325