Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
FOKUSDAERAHEKONOMI

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

349
×

Sigi gencarkan gerakan cinta produk lokal

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIGI | KORANINDIGO – Sebagai upaya mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah, Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, menggencarkan gerakan cinta produk lokal.

“Gerakan ini untuk mendorong masyarakat dan ASN Pemkab Sigi agar menggunakan dan membeli produk lokal,” ujar Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Sigi, Sulteng, Sabtu.

Pemerintah Kabupaten Sigi telah membuat film dan katalog cinta produk lokal Sigi pada 2022 dengan biaya Rp90 juta.

Pembuatan katalog cinta produk lokal merupakan tindak lanjut dari gerakan mencintai produk lokal Sigi, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Sigi bekerja sama dengan Forum Komunikasi UMKM Kabupaten Sigi.

Samuel menyebut dengan membeli produk lokal, maka secara langsung berkontribusi dalam meningkatkan eksistensi UMKM dan IKM di daerah tersebut, yang secara langsung berdampak pada peningkatan ekonomi.

“Hal ini juga untuk menjaga stabilitas ekonomi dan perputaran uang di Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Ia juga meminta kepada semua ASN lingkup Pemkab Sigi harus menggunakan produk lokal dalam setiap kegiatan.

“Terutama dalam rapat-rapat dan kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing OPD agar menggunakan produk lokal,” tambah Samuel.

Ia mengatakan bahwa salah satu prioritas program pemerintah daerah yang tertuang dalam RPJMD yaitu pemberdayaan UMKM, yang menjadi salah satu pendekatan dalam pengurangan kemiskinan daerah.

Oleh karena itu, ujar dia, Pemkab Sigi berupaya memberikan pelatihan peningkatan kapasitas pelaku UMKM dan IKM, serta membuka akses pasar dan memberikan dukungan akses permodalan.

“KUR nol persen menjadi program akses pembiayaan untuk membantu pengembangan UMKM,” sebut Samuel.

Berdasarkan data Pemkab Sigi terdapat 1.470 IKM wirausaha baru. Dari jumlah tersebut terdapat 565 IKM yang berbasis pertanian atau olahan pangan jenis produknya antara lain kopi, bawang goreng, keripik dan sebagainya.

“Selebihnya adalah industri hasil hutan berupa mebel kayu, rotan dan bambu. Serta industri logam aneka dan perbengkelan,” ungkap dia. (Ind*)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Ratusan sekolah dasar di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mencoba mendapatkan kucuran dana revitalisasi dari pemerintah pusat. Cuma ada masalah klasik menghantui berupa sengketa lahan dan dokumen hibah yang lemah menjadi ganjalan…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bupati Parigi Moutong (Parimo), H Erwin Burase, paparkan capaian serta kendala pelaksanaan program nasional (prognas), dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI. “Masyarakat di wilayah utara…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parimo (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) serahkan dokumen syarat teknis dan administrasi untuk kepentingan pembangunan infrastruktur Program Sekolah Rakyat ke Kementerian Sosial (Kemensos). “Syarat teknis berupa dokumen Readiness Criteria (RC)…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah (Sulteng) memberikan penjelasan meredam keresahan guru honorer terkait Surat Edaran (SE) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Nomor 7 Tahun 2026…

Example 325x325