DAERAH

Wabup Parimo Tekankan Evaluasi Target Pajak dan Retribusi

174
×

Wabup Parimo Tekankan Evaluasi Target Pajak dan Retribusi

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) melalui Badan Pendapatan Daerah melaksanakan forum pembahasan kinerja penerimaan pajak dan retribusi sekaligus penyusunan rencana program tahun 2027.

Agenda tersebut juga dirangkaikan dengan rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah yang berlangsung di ruang pertemuan Kantor Bupati Parigi Moutong, Rabu 25 Februari 2026.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Parimo, Abdul Sahid, menyoroti capaian sejumlah perangkat daerah yang dinilai belum maksimal dalam menggenjot pendapatan asli daerah, terutama dari sektor layanan rumah potong hewan.

Ia menyampaikan bahwa sebagai pimpinan yang relatif baru, dirinya masih melakukan pendalaman terhadap berbagai persoalan teknis di lapangan.

“Saya masih mendalami berbagai aspek, termasuk perizinan serta kondisi fasilitas rumah potong hewan. Dari pemaparan yang ada, kita melihat nilai investasinya cukup besar sehingga perlu dikaji kembali efektivitasnya,” ungkapnya.

Abdul Sahid menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus mempertimbangkan potensi penggunaan serta proyeksi pendapatan agar tidak menimbulkan ketimpangan antara belanja dan hasil yang diperoleh.

“Perencanaan tidak boleh hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata. Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah,” tegasnya.

Selain membahas sektor rumah potong hewan, ia juga menyoroti kondisi lapak penjualan daging di Pasar Baru yang dinilai perlu penataan ulang. Fasilitas yang kurang memadai, kata dia, dapat memengaruhi kenyamanan pembeli sekaligus berdampak pada penerimaan retribusi.

“Penataan pasar harus menjadi perhatian bersama. Lingkungan yang bersih dan tertata akan meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong aktivitas ekonomi,” tambahnya.

Melalui forum evaluasi tersebut, pemerintah daerah berharap strategi peningkatan pajak dan retribusi dapat dirumuskan lebih tepat sasaran.

Penguatan sistem digitalisasi juga diharapkan mampu memperbaiki tata kelola penerimaan daerah sehingga lebih transparan, efisien, dan akuntabel dalam mendukung pembangunan di Parimo. IND

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO — Produksi perikanan Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 658.451,80 ton. Kenaikan terutama terlihat pada perikanan tangkap, sementara angka produksi budidaya masih berstatus sementara. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat produksi…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Parigi Moutong, Supriadin, memberikan penjelasan mengenai polemik mekanisme pembagian barcode BBM bersubsidi bagi petani di wilayah selatan. “Barcode itu…

Example 325x325