Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

Pemdes Langudon Gelar Musdesus untuk Persetujuan Pinjaman & Pengembalian Koperasi Merah Puti  

203
×

Pemdes Langudon Gelar Musdesus untuk Persetujuan Pinjaman & Pengembalian Koperasi Merah Puti  

Sebarkan artikel ini

 

Example 468x60

BUOL | KORANINDIGO – Pemerintah Desa (Pemdes) Langudon, Kecamatan Bokat Kabupaten Buol, menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang difokuskan pada pembahasan persetujuan usulan pinjaman dan pengembalian dana Koperasi Desa Merah Putih. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, 7 November 2025, di Balai Serba Guna Desa Langudon.

Turut hadir dalam rapat adalah Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Langudon, Pendamping Desa Langudon, seluruh pengurus Koperasi Desa Merah Putih, perangkat desa, serta perwakilan tokoh-tokoh masyarakat desa. Kehadiran berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat memastikan keputusan yang transparan dan sejalan dengan kepentingan umum.

Tujuan Musdesus: Mengelola Koperasi Desa Secara Baik

Kepala Desa (Kades) Langudon, Nawal, yang dihubungi media, menjelaskan bahwa Musdesus ini ditujukan untuk menyepakati kebijakan terkait pinjaman dan pengembalian dana koperasi. “Kemarin ada rapat khusus bersama pengurus koperasi, pemerintah desa, dan masyarakat untuk membahas masalah ini. Semua dilakukan agar koperasi dapat dikelola dengan baik dan bertanggung jawab,” ujar Nawal.

Musdesus sendiri adalah rapat desa yang diadakan secara khusus untuk membahas masalah penting yang tidak dapat ditangani dalam Musyawarah Desa Rutin (Musdes). Dalam kasus ini, pembahasan tentang pinjaman dan pengembalian koperasi dianggap krusial karena berkaitan dengan keberlangsungan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga ekonomi desa.

Koperasi Merah Putih Sebagai Biang Ekonomi Desa

Menurut Nawal, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat menjadi “biang standar ekonomi yang signifikan” untuk mengangkat taraf ekonomi warga Langudon. “Kita melihat keseriusan dari semua pihak dalam mengelola koperasi ini. Harapannya, koperasi dapat memberikan akses keuangan yang mudah bagi warga, baik untuk usaha kecil, kebutuhan keluarga, maupun pengembangan ekonomi lokal,” tambahnya. (Syafri Sakula)

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO — Sebuah ekskavator berwarna kuning tampak sibuk mengeruk tanah di kawasan tambang emas ilegal Desa Tombi, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Senin pagi, 22 Juni 2026. Sepintas, tidak ada…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Bagaimana mungkin ekskavator sitaan berbobot puluhan ton bisa hilang dari lokasi penitipan, lalu beberapa hari kemudian kembali beroperasi di tambang emas ilegal yang sama. Kasus hilangnya alat berat XCMG XE215G di…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Wakil Ketua DPRD Parigi Moutong (Parimo), Sayutin Budianto menyorot keras Bupati Erwin Burase dan Wakil Bupati (Wabup) Abdul Sahid meninggalkan daerah di tengah status tanggap darurat bencana. Duet pimpinan Parimo itu…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat sebanyak 285 jiwa atau 91 Kepala Keluarga (KK) warga di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah terdampak gempa magnitudo 6,7. “285 jiwa terdampak bencana tersebar…

Example 325x325