Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
DAERAH

Proyek Prioritas Bunobogu-Inalatan Senilai Rp34 Miliar Dimulakan

309
×

Proyek Prioritas Bunobogu-Inalatan Senilai Rp34 Miliar Dimulakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BUOL | KORANINDIGO – Menjawab berbagai kritikan, proyek prioritas pembangunan infrastruktur lintas Desa Bunobogu-Inalatan di Kabupaten Buol, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dimulakan.

Proyek berbandrol Dana Alokasi Khusus (DAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tersebut bernilai Rp34 miliar.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan penataan ruang (PUPR) Buol, Darsyad ST, menyampaikan bahwa Pemerintah Buol terbuka terhadap kritik.

Sebab, kata Darsyad, kritik merupakan hal untuk meningkatkan pelayanan.

“Kritik mengingatkan kami untuk terus meningkatkan pelayanan,” ujarnya, baru-baru ini.

Pada 2025, anggaran jalan berjumlah Rp 6,5 miliar, angka tersebut, pada tahun 2026 dinaikan menjadi Rp 22,9 miliar, meski ditengah ketatnya APBD Kabupaten Buol.

Kadis PUPR Buol Darsyad ST juga menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap proyek prioritas itu.

“Kami akan memastikan bahwa setiap tahapan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan, sehingga hasilnya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat”, ujarnya.

Ditengah situasi fiskal terbatas akibat beban belanja wajib, termasuk gaji ASN serta mandatori pendidikan dan kesehatan, Pemkab Buol menetapkan jalur ekonomi, akses antarkecamatan, dan distribusi pertanian sebagai prioritas utama perbaikan.

Salah satu perusahaan terlibat dalam pengerjaan proyek jalan itu adalah PT Trisandi. Perusahaan ini menangani ruas jalan dari batas Desa Ponipangan hingga perbatasan Desa Inalatan dengan nilai kontrak sebesar Rp15 miliar.

Ruas tersebut menjadi bagian penting dari keseluruhan proyek, dan diharapkan akan mempermudah akses mobilitas masyarakat antar desa.

Sedangkan kontraktor kedua akan menangani sisa ruas proyek dengan alokasi anggaran disesuaikan dari total anggaran Rp34 miliar.

Pelaksanaan pekerjaan, sudah barang tentu dilakukan dengan memperhatikan standar teknis dan keselamatan kerja, serta memperhatikan dampak lingkungan sekitar.

Mustapa, salahsatu pengawas lapangan memberikan penilaian positif terkait pelaksanaan proyek tersebut.

“Soal pelaksanaan pekerjaan tidak diragukan lagi, lihat saja kondisinya,” ujar Mustapa saat melakukan pengecekan lokasi kerja.

Menurut Mustapa, setiap tahapan konstruksi telah sesuai dengan pedoman teknis, mulai dari batu sirtu hingga proses material digunakan.

Masyarakat setempat mengungkapkan harapan besar terhadap proyek priorotas utama tersebut. Para warga berharap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, berkualitas dan dapat digunakan secara optimal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial.

Selain itu, masyarakat juga mengimbau agar infrastruktur dibangun dapat dirawat dan digunakan dengan benar, agar umur pakai fasilitas tersebut lebih panjang. (Syafri Sakula)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU – Wakil Bupati Parigi Moutong dalam kegiatan simposium, Senin (27/4), menyebutkan telah diusulkan 17 titik tambang untuk dilegalkan di wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Pernyataan tersebut menimbulkan kegelisahan dan memantik kritik keras dari Wakil Ketua…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Jabatan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong (Parimo) bergeser dari Purnama ke Dian Herdiman. Pergeseran itu berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung nomor KEP-IV-347/C/04/2026 per 13 April 2026. Purnama sebelumnya menjabat Kajari…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar rapat paripurna dengan agenda penjelasan Bupati atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat DPRD…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Suasana rapat paripurna pembahasan LKPJ 2025 DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) mendadak panas. Politisi asal PKB Chandra Setiawan, Walk Out usai lontarkan kritik keras terhadap pemerintah daerah dan internal DPRD. Rapat…

Example 325x325