Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 468x60
HUKUM

Direktur Kalukubula Sulteng Akui Perusahaannya Hanya Dipinjam Pakai

374
×

Direktur Kalukubula Sulteng Akui Perusahaannya Hanya Dipinjam Pakai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO – Dari balik gagang telepon genggamnya, Yarham, Direktur CV Kalukubula Sulteng, menyatakan bahwa perusahaannya dipinjam pakai mengerjakan  proyek-proyek pemerintah di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo).

BERITA TERKAIT:

Lidik Jaksa Pada Proyek Sisa Tender Perpustakaan

“Jika memang saya pinjamkan kenapa? Jika saya pakai sendiri bagaimana?”, kata Yarham yang mengaku tengah menjalankan ibadah Umroh, Kamis, (5/3).

“Apa yang mau dikonfirmasi (terkait CV Kalukubula Sulteng). Kenapa tidak ditanyakan ke Dinas (Dispusaka Parimo)”, kata Yarham lagi.

Menurut Yarham, bahwa tidak ada salahnya jika perusahaannya (CV Kalukubula Sulteng) ia pinjam pakai untuk mengerjakan proyek pemerintah.

“Kan hanya beberapa Saja. Kecuali perusahaan saya itu dipakai untuk mengerjakan lebih dari 5 paket. Itu baru masalah”, katanya.

Walau tidak menerangkan secara detail siapa pihak peminjam perusahaannya tahun ini, Yarham mengakui bahwa CV Kalukubula Sulteng juga pernah dipinjamkan kepada pengusaha bernama Ko Ciu dan Ko Welly  mengerjakan proyek-proyek pemerintahan di Parimo.

“Kita ini tidak mau juga kasih pinjam (perusahaan) ke orang, jika orang itu tidak punya uang”, kata Yarham.

Seperti diketahui CV Kalukubula Sulteng tercatat banyak “dipakai” mengerjakan beberapa proyek strategis di Parimo. Salah satunya proyek lanskap gedung layanan perpustakaan.

Proyek Lanskap merupakan satu dari tiga paket pekerjaan dengan nilai nyaris seragam dan objek saling terkait, yaitu proyek pembangunan pagar Rp399 juta oleh CV Bambalemo Sulteng dan pembangunan area parkir dikerjakan CV Kembar Murah Mandiri, dengan pagu kurang lebih sama.

Ketiga paket tersebut merupakan “buangan” dari sisa lelang proyek pembangunan layanan perpustakaan daerah Parimo senilai Rp8,7 miliar (Dari pagu Rp10 miliar) dihelat CV Arawan.

Selain proyek lanskap gedung layanan perpustakaan, CV Kalukubula Sulteng diketahui bercokol dan dinyatakan sebagai pemenang pada proyek pembangunan Labkesmas dan pembangunan Mushola Kantor Inspektorat, proyek pembangunan pagar, rumah dinas dan Gedung Puskesmas Parigi Tengah senilai Rp8,8 Miliar (2022-2023), Pembangunan Talud Ruas Jalan Jalur Dua-Gor senilai Rp2 miliar (2022-2023), serta beberapa paket-paket strategis lain. IND

 

 

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

JAKARTA | KORANINDIGO – Sanitiar Burhanuddin kembali melakukan perombakan besar di tubuh Kejaksaan Agung dengan merotasi dan memutasi ratusan pejabat struktural. Dalam kebijakan terbaru, Jaksa Agung merotasi 14 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta 114 pejabat,…

HUKUM

Sejatinya, pokir bukan ruang kompromi politik atau alat tukar-menukar kepentingan. Melainkan amanat konstitusional wajib dikelola sesuai regulasi. Namunm pada praktiknya pokir ditengarai menjadi bancakan dan ladang korupsi subur para oknum-oknum dewan. HASIL wawancara dan investigasi …

HUKUM

Proyek Lanskap, satu dari tiga paket “buangan” sisa tender proyek bangun gedung layanan perpustakaan Dispusaka Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) dilidik jaksa. Bekas Dispusarda Parigi Moutong (Parimo) Sakti Lasimpala (sekarang kepala Inspektorat), pernah menyatakan tidak mengenal…

Example 325x325