Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
LAPORAN KHUSUS

Usai Kematian Taylor, Foo Fighters Jalan Terus

295
×

Usai Kematian Taylor, Foo Fighters Jalan Terus

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

FOO FIGHTERS kehilangan sahabat sekaligus personel ketika Taylor Hawkins ditemukan meninggal dunia pada 25 Maret 2022 di sebuah hotel di Bogota, Kolombia. Meski demikian, Foo Fighters menegaskan bahwa mereka akan tetap jalan terus melanjutkan aktivitas sebagai band.

Dalam sebuah ucapan penutupan tahun, Foo Fighters mengenang 2022 sebagai tahun yang tragis bagi band.

“Dengan mengucapkan selamat tinggal pada tahun paling sulit dan tragis yang pernah dialami band kami, kami diingatkan betapa bersyukurnya kami terhadap orang-orang yang paling kami cintai dan hargai,” tulis Foo Fighters lewat media sosial, Minggu (1/1).

“Dan, untuk orang-orang terkasih yang tidak lagi bersama kami,” lanjut mereka.

Foo Fighters kemudian mengenang bagaimana band tersebut terbentuk 27 tahun lalu, tepatnya pada 1994.

Dave Grohl membentuk Foo Fighters sebagai representasi kekuatan musik dan kelanjutan hidup. Setelah itu, terciptalah komunitas penggemar band tersebut yang tersebar di seluruh dunia.

Foo Fighters berterima kasih kepada para penggemar setia yang telah membantu para personel dalam melalui masa-masa yang sulit. Begitu pula peran drummer Taylor Hawkins bagi Foo Fighters.

“Tanpa Taylor, kami tidak akan pernah menjadi band seperti saat ini. Dan tanpa Taylor, kami paham kami akan menjadi band yang berbeda di masa depan,” kata Foo Fighters.

Di akhir pernyataan itu, Foo Fighters memastikan mereka akan segera bertemu lagi dengan para penggemar sesegera mungkin yang bakal ditemani semangat Taylor Hawkins.

“Kami juga tahu bahwa Anda, para penggemar, sangat berarti bagi Taylor seperti halnya dia bagi Anda,” ucap mereka.

“Dan, kami tahu bahwa ketika kami melihat Anda lagi – dan segera – dia akan berada di sana dalam semangat bersama kami semua setiap malam,” tutup Foo Fighters.

Taylor Hawkins ditemukan tak sadar diri sesaat sebelum Foo Fighters mulai tampil di tur Amerika Selatan.

Meninggal di usia 50 tahun, kematian mendadak dari Taylor Hawkins pun membuat Foo Fighters harus membatalkan penampilan dan tur akbar mereka saat itu.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, tim penyidik Kolombia menemukan jejak 10 jenis zat psikotropika di dalam tubuh Hawkins. Sejumlah psikotropika yang ditemukan dalam tubuh Hawkins dalam penyelidikan tersebut di antaranya ganja, opioid, antidepresan, termasuk THC yang ditemukan dalam ganja.

Meski demikian, para penyelidik tidak merinci apakah obat tersebut yang menyebabkan kematian musisi berusia 50 tahun itu. (IND)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAPORAN KHUSUS

“Kami menilai perubahan nilai denda tidak memiliki dasar kontraktual. Hak penyedia jasa justru terkatung-katung di tengah proyek senilai miliaran rupiah,” ujar kuasa hukum CV Arawan, Osgar Sahim Matompo. PARIGI | KORANINDIGO – Sengketa pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah Kabupaten…

LAPORAN KHUSUS

“Nilai seleweng fulus di DP3AP2KB terlalu kecil.” Pernyataan Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Parigi Moutong saat itu, Irwanto, menjadi penutup pemeriksaan terhadap pengelolaan dana di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana…

LAPORAN KHUSUS

“Setiap rupiah dari anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan.” Peringatan Kepala Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah Agus Yulianto itu mengemuka saat realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik/Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB) di Sulawesi Tengah baru mencapai 8,32 persen…

LAPORAN KHUSUS

“Saya bahkan pernah ditawari uang supaya menerima kegiatan tambang ini. Tapi saya tolak karena masyarakat tidak setuju dan dampaknya sudah terasa,” kata Kepala Desa Baliara, Fadli Badja. Dari atas, Jembatan Baliara masih berdiri utuh. Namun, ancaman…

Example 325x325