Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
DAERAH

Pemkab Sigi Bantu Warga Kembangkan Usaha Peternakan

226
×

Pemkab Sigi Bantu Warga Kembangkan Usaha Peternakan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, membantu warga di daerah itu sebagai peternak untuk mengembangkan usaha peternakan demi menopang peningkatan ekonomi warga.

“Pemerintah berupaya mengembangkan kegiatan peternakan sebagai salah satu usaha bisnis, demi mempercepat pembangunan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Sigi Mohamad Irwan, di Sigi, Minggu, (07\02)

Upaya Pemerintah Kabupaten Sigi mengembangkan usaha peternakan, diikutkan dengan kebijakan memberikan bantuan hewan ternak kepada petani dan peternak di daerah itu.

Berdasarkan data Pemkab Sigi sejak tahun 2017 – 2022 bantuan ternak yang telah diberikan kepada peternak dan petani berjumlah 1.557 sapi, 3.197 kambing, 1.534 babi, 10 kerbau dan 200 itik dengan total anggaran sebesar Rp24,9 miliar.

Selain memberikan bantuan hewan ternak, Pemkab Sigi juga meningkatkan kapasitas peternak dalam melakukan kegiatan budidaya peternakan yang baik.

Peningkatan kapasitas diikutkan dengan upaya mengubah pola pikir masyarakat peternak dan petani, agar kegiatan budidaya peternakan tidak hanya menjadi sampingan, melainkan menjadi usaha bisnis.

Oleh karena itu, kata Bupati, Pemkab Sigi membangun Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di beberapa wilayah kecamatan di antaranya SPR Dolo Selatan di Desa Bulubete dan SPR Kecamatan Marawola.

Dalam membangun dan mengembangkan SPR, Pemkab Sigi bekerja sama dengan IPB. Lewat kerja sama ini, IPB melakukan pendampingan langsung kepada peternak Kabupaten Sigi.

Saat ini alumni SPR telah membantu mewujudkan konsep pengembangan peternakan menjadi usaha bisnis. Alumni SPR di Desa Bulubete, Kecamatan Dolo Selatan misalnya. Kelompok ini memiliki satu kandang budidaya peternakan sapi berukuran 8 x 13 meter yang dapat menampung 30 sapi.

Selain memiliki satu kandang, kelompok ini juga memiliki sembilan kandang binaan yang tersebar di Kecamatan Dolo Selatan. Kandang binaan itu, merupakan kandang milik peternak di wilayah itu.

Saat ini alumni SPR itu sudah bekerja sama dengan beberapa pengusaha, dengan omzet sudah mencapai Rp2 miliar

“Jadi mereka alumni sekolah peternakan ini sebelumnya kami biayai untuk belajar di IPB, mereka belajar langsung tentang bagaimana pengelolaan pakan dan penggemukan ternak,” ungkapnya. (Ind*)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PARIGI – KORANINDIGO – Sejumlah pelaku usaha perikanan menyoroti “lalod (lambat loading)” kinerja Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Denpasar. Pasalnya, BPK Denpasar dinilai belum mampu memberikan kepastian terkait persoalan perizinan pemanfaatan jenis ikan. Keluhan muncul menyusul…

DAERAH

Mendagri Tito Karnavian ungkapkan 39 daerah kesulitan membayar gaji PPPK karena porsi belanja pegawai melebihi 50 persen APBD. Sejumlah daerah di Sulawesi Tengah, termasuk Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, masuk dalam kategori tersebut. Pemerintah berencana…

DAERAH

Pelaksanaan proyek Pokir DPRD Parimo menjadi sorotan setelah sejumlah pejabat teknis mengungkap dugaan praktik jual-beli proyek dan penunjukan rekanan oleh anggota dewan. Proyek Pokir selama beberapa tahun terakhir diduga dikerjakan oleh rekanan merupakan pilihan atau…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Gugatan warga negara atau Citizen Lawsuit perkara pohon tumbang akhirnya “tumbang”, karena dianggap tidak memenuhi syarat materiil dan tata cara gugatan. Citizen Lawsuit dialamatkan kepada Bupati Parigi Moutong (Parimo) Erwin Burase…

Example 325x325