Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Dinsos Sulawesi Tengah Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

290
×

Dinsos Sulawesi Tengah Komitmen Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Tengah berkomitmen meningkatkan kualitas hidup orang lanjut usia (lansia) agar kelompok tersebut lebih sehat, mandiri dan sejahtera di usia senja.

 

“Lansia salah satu kelompok rentan yang menjadi perhatian pemerintah untuk dipenuhi kualitas hidupnya supaya mereka berdaya dan mendapat sentuhan kasih sayang,” kata Kepala Dinas Sosial Sulteng Siti Hasbiah Zaenong saat memaparkan materinya pada sosialisasi/advokasi program pengembangan kesehatan lansia yang diinisiasi Dinas Kesehatan Sulteng di Palu, Jumat, (07\07)

 

Ia menjelaskan, intervensi pemenuhan kualitas hidup lansia telah dituangkan dalam kebijakan Dinas Sosial Sulteng, salah satunya yakni program lanjut usia terlantar melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS LU).

 

Yang mana, program ini terdiri dari pembinaan kesehatan lansia ditujukan pada upaya peningkatan derajat kesehatan dan kemampuan untuk mandiri supaya selama mungkin tetap produktif serta berperan aktif.

 

Kemudian, pemberdayaan LKS kepada masyarakat melalui peningkatan peran keluarga dalam menyelenggarakan upaya kesehatan lansia secara berkesinambungan.

 

“Peningkatan kualitas hidup dilaksanakan dengan pendekatan holistik secara terpadu dengan memperhatikan nilai sosial dan budaya yang ada dalam konteks kesehatan keluarga,” ujarnya.

 

Lebih lanjut di jelaskannya, dari kebijakan itu juga, Dinsos Sulteng melakukan pemenuhan kebutuhan dasar dengan memberikan bantuan bahan pangan, pelayanan harian lansia yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), kemudian intervensi Program Keluarga Harapan (PKH) dan program Atensi dengan sumber pembiayaan APBN.

 

Di Sulteng, katanya, terdapat 15 KLS LU dan satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) milik pemerintah tersebar di delapan kabupaten/kota yakni Kabupaten Sigi, Parigi Moutong, Poso, Morowali, Tolitoli, Buol, Banggai Kepulauan dan Kota Palu dengan jumlah lansia yang dirawat sebanyak 4.111 jiwa.

 

“Kami ingin lansia juga merasakan kesejahteraan sosial, dalam artian mereka sehat, mandiri dan bahagia serta terlindungi dari tindakan kekerasan,” tutur Hasbiah.

 

Ia menambahkan, kegiatan diinisiasi Dinkes Sulteng sebagai upaya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan layanan kepada lansia guna memperbaiki usia harapan hidup di Sulteng. (Ind*)

 

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325