Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Bangun Ekonomi Modern, Parimo Gandeng Kementrans

154
×

Bangun Ekonomi Modern, Parimo Gandeng Kementrans

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melakukan pertemuan resmi dengan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia  (Kementrans RI) di Jakarta, Selasa 3 Maret 2026, guna membahas penguatan pembangunan kawasan transmigrasi di daerah tersebut.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Menteri Transmigrasi itu dipimpin langsung oleh Menteri Transmigrasi M Iftitah Sulaiman dan dihadiri jajaran pejabat eselon I kementerian.

Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, hadir bersama Wakil Bupati Abdul Sahid, Sekretaris Daerah Zulfinasran, serta sejumlah pejabat teknis lainnya. Dalam kesempatan itu, Bupati memaparkan perkembangan kawasan transmigrasi yang telah dirintis sejak awal 1960-an.

“Sejak 1962, program transmigrasi telah membentuk fondasi pertumbuhan ekonomi di Parigi Moutong. Para transmigran berperan besar dalam membangun sektor pertanian, perkebunan, hingga perikanan yang kini menjadi tulang punggung daerah,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, kawasan Bahari Tomini Raya menjadi salah satu sentra produksi unggulan dengan komoditas seperti durian, padi, kelapa, kakao, serta hasil perikanan tangkap dan budidaya yang produksinya mencapai ribuan ton setiap tahun. Potensi tersebut dinilai mampu dikembangkan sebagai pusat ekonomi berbasis agro-maritim.

Namun demikian, Bupati juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, mulai dari tingginya angka kemiskinan, kerusakan infrastruktur jalan kawasan, hingga jaringan irigasi yang membutuhkan rehabilitasi. Selain itu, keterbatasan akses permodalan dan dukungan teknologi bagi nelayan serta petani juga menjadi perhatian utama.

“Kami mengharapkan dukungan pemerintah pusat agar kawasan transmigrasi ini dapat berkembang lebih cepat dan memberi dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten mengajukan beberapa rencana strategis, antara lain pembangunan sarana prasarana kawasan, penguatan ekonomi nelayan melalui pengembangan armada tangkap dan pelelangan ikan, serta pengembangan wisata bahari berbasis transmigrasi.

Menanggapi hal itu, Menteri Transmigrasi menyatakan komitmennya untuk menelaah usulan yang disampaikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam program pengurangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja.

“Kami ingin pembangunan transmigrasi berorientasi pada peningkatan produktivitas dan pembentukan ekosistem ekonomi desa yang modern,” ujar Menteri.

Ia juga mengungkapkan adanya minat investasi dari luar negeri di sektor perkebunan kelapa dengan kebutuhan lahan cukup luas. Pemerintah daerah diminta menyiapkan data dan kesiapan lahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi kedua pihak dalam mentransformasi kawasan transmigrasi Parigi Moutong menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang lebih maju dan berkelanjutan. IND

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325