DAERAH

Dispar Sulteng Kembangkan Pariwisata Bawah Laut Dan Situs Arkeologi

302
×

Dispar Sulteng Kembangkan Pariwisata Bawah Laut Dan Situs Arkeologi

Sebarkan artikel ini

PARIGI | KORANINDIGO  Dinas Pariwisata (Dispar) Sulawesi Tengah sedang berupaya mengembangkan sektor pariwisata di daerah itu dari sisi keindahan bawah lautnya dan situs – situs arkeologi yang dimiliki provinsi itu.

 

“Ada dua pariwisata dengan potensi besar yang sedang fokus kami kembangkan, yakni potensi underwater atau bawah laut dan warisan budaya arkeologi,” kata Kepala Dinas Sulawesi Tengah, Diah Agustiningsih di Palu, Selasa. (06\13).

 

Ia mengatakan, Sulawesi Tengah memiliki potensi pariwisata sangat besar pada keindahan bawah lautnya yang dikenal sebagai The Coral Triangle in The World atau Segitiga Terumbu Karang Dunia.

 

Menurut dia, provinsi itu memiliki potensi wisata bahari yang patut untuk diperkenalkan ke dunia internasional karena daerah itu masuk ke dalam wilayah yang setiap kabupaten memiliki keindahan bawah laut, kecuali Kabupaten Sigi.

 

Keindahan bawah laut tersebut, di antaranya berada di Kepulauan Togean di Kabupaten Tojo Una-Una, Tanjung Karang di Kabupaten Donggala, dan beberapa titik selam yang tersebar di Kabupaten Banggai, Kabupaten Banggai Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut.

 

Selain itu, dia juga menjelaskan, potensi wisata unggulan lainnya, yaitu situs-situs warisan arkeologi atau prasejarah berupa megalitikum yang tersebar luas di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Menurut dia, kedua destinasi itu, memiliki pesona unik yang berbeda atau tidak dimiliki oleh daerah lain di Indonesia.

 

Saat ini, kata dia, pemerintah provinsi juga terus berupaya untuk mempromosikan dan memperkenalkan Sulawesi Tengah sebagai Negeri Seribu Megalit baik secara nasional maupun internasional.

 

Salah satunya pada saat Sulawesi Tengah mengikuti Ajang Internationale Tourismus Borse (ITB) 2023 di Berlin, Jerman dan turut memperkenalkan situs megalit dan keindahan bawah laut Sulteng di kancah internasional.

Selain itu, pihak Dispar Sulteng juga bekerja sama dengan mitra dari industri pariwisata yang ada di provinsi itu dalam mempromosikan paket perjalanan wisata terbaik yang ada di daerah tersebut.
“Untuk launching atau peluncuran Sulawesi Tengah sebagai provinsi dengan Negeri Seribu Megalit, direncanakan pada bulan Oktober mendatang,” katanya.

 

Dia meminta seluruh stakeholder atau pemangku kepentingan terkait untuk bekerja sama dalam mempromosikan serta mempublikasikan Sulawesi Tengah sebagai Negeri Seribu Megalit dan Segitiga Terumbu Karang Dunia.  (Ind*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – SanguPalu digadang sebagai super app Pemerintah Kota Palu untuk memudahkan warga mengakses beragam layanan publik. Namun, di balik jargon transformasi digital itu, persoalan paling mendasar justru belum tuntas: kode one-time password…

DAERAH

POSO | KORANINDIGO — Tanah di kawasan tambang emas tanpa izin Desa Dongi Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, kembali bergerak. Pada Jumat, 11 September 2026, material longsor menerjang area penambangan dan mengenai sejumlah penambang. Beberapa…

DAERAH

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong membentuk tim terpadu demi membongkar gurita penyelewengan Solar subsidi lintas wilayah. Langkah taktis ini diambil menyusul maraknya praktek lancung manipulasi QR Code, monopoli antrean, hingga setoran fulus atensi di SPBU. Sengkarut…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO — Produksi perikanan Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 658.451,80 ton. Kenaikan terutama terlihat pada perikanan tangkap, sementara angka produksi budidaya masih berstatus sementara. Data Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah mencatat produksi…

Example 325x325