Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
RAGAM

Kunjungan Kerja ke Parimo, Gubernur Sulteng Bawa Rombongan Pejabat Pemprov

253
×

Kunjungan Kerja ke Parimo, Gubernur Sulteng Bawa Rombongan Pejabat Pemprov

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KoranIndigo – Rusdy Mastura Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama rombongan melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Parigi Moutong, bertempat di Halaman Ponpes Alkhairaat Kecamatan Moutong, Minggu, 28/1/2024.

Diketahui, Kunjungan Kerja orang nomor satu di Sulteng itu akan melaksanakan beberapa agenda kegiatan, yakni :

  • Penanaman perdana Cabe dan Jagung.
  • Peresmian Peningkatan Jalan dan Jembatan Tuladengi Pantai.
  • Peresmian SMP Negeri 2 Taopa.
  • Penyerahan Bantuan Sosial dilanjutkan dengan bersilaturahmi bersama pengurus cabang Alkhairaat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Moutong.
  • Peresmian Agro Wisata Durian.

“Dalam rangka kunjungan kerja mungkin ini kunjungan pertama kali saya di luar Kota Palu dengan rombongan besar di Kabupaten Parigi Moutong sengaja saya membawa sejumlah pejabat saya, semoga dengan begini dapat membangun sistem pelayanan yang sinergi antara pelayanan yang satu dengan yang lain,” ujar Gubernur Rusdy Mastura.

Lebih lanjut, Gubernur Rusdy Mastura mengatakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersiap untuk menjadi daerah Penopang/Penyangga IKN yang direncanakan tahun 2024 sudah mulai aktivitas Pemerintahannya.

Diketahui persiapan yang tengah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi saat ini diantaranya transportasi, pertanian, pertambangan dan pariwisata.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Parigi Moutong, Richard Arnaldo melalui kesempatan yang sama mengatakan selaku Pemerintah Daerah Kabupaten Parigi Moutong mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi- tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah atas bantuan dan perhatiannya kepada Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

“Gerakan tanam cabai dan jagung merupakan salah satu program Nasional pengendalian inflasi pangan yang merupakan tindak lanjut dari arahan bapak Presiden Republik Indonesia dalam rapat kerja Nasional pengendalian inflasi,” jelas Richard.

Dikatakannya, merupakan langkah strategis antara tim pengendalian inflasi Daerah untuk menekan angka inflasi. Dimana faktor yang sangat signifikan yaitu ketahanan pangan penting dilakukan untuk mengatur keseimbangan suplai bahan makanan yang merupakan suatu hal yang harus terus di perhatikan dalam pengendalian harga pangan.

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RAGAM

Oleh: Vebry Tri Haryadi, Praktisi Hukum   PENEMUAN sekaligus dugaan perusakan situs megalit di Dongi-dongi, Lore Utara, Kabupaten Poso, membuka ironi besar di Sulawesi Tengah. Kawasan di sekitar Taman Nasional Lore Lindu sejak lama dikenal…

RAGAM

PARIGI | KORANINDIGO – Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, menghadiri kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Yayasan Idarotul Ummah Kecamatan Kasimbar pada Selasa 10 Maret 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyaluran santunan serta…

RAGAM

JAKARTA | KORANINDIGO – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 untuk pekerja swasta atau buruh diberikan paling lambat H-7 lebaran. Hal tersebut sejalan dengan Surat Edaran (SE) Nomor M/3/HK.04.00/III/2026 tentang…

Example 325x325