Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Pemerintah Daerah Apresiasi Kesiapan Dapur SPPG MBG Yayasan Miska Jaya Lambunu

166
×

Pemerintah Daerah Apresiasi Kesiapan Dapur SPPG MBG Yayasan Miska Jaya Lambunu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Indigo –Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, memberikan apresiasi terhadap kesiapan dapur SPPG MBG (Makanan Bergizi Gratis) milik Yayasan Miska Jaya Lambunu yang berlokasi di Kecamatan Bolano Lambunu.

Kunjungan lapangan yang dilakukan pada Rabu (5/11/2025) tersebut bertujuan untuk memastikan kesiapan fasilitas dapur serta meninjau langsung kelayakan sarana penunjang program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang sedang digalakkan pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).

Dalam kunjungan itu, Wakil Bupati didampingi oleh unsur pemerintah kecamatan, pengelola yayasan, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Parigi Moutong. Ia meninjau kondisi bangunan dapur, kebersihan lingkungan, serta kesiapan peralatan pengolahan dan penyimpanan bahan pangan.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, calon dapur MBG ini tinggal finising dan pembersihan. Kalau melihat tempat ini, sudah sesuai standar yang disyaratkan oleh BGN,” ujar Abdul Sahid saat meninjau langsung lokasi tersebut.

Lebih lanjut, Abdul Sahid mengatakan, kehadiran dapur MBG di Kecamatan Bolano Lambunu diharapkan tidak hanya mendukung peningkatan gizi bagi peserta didik, tetapi juga memberi dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.

“Dengan hadirnya dapur MBG di Kecamatan Bolano Lambunu diharapkan dapat membuka lapangan kerja bagi kaum muda dan masyarakat sekitar, sehingga mampu menekan angka pengangguran di wilayah itu,” jelasnya.

Sementara itu, Camat Bolano Lambunu, Sodik Hamzah, menyampaikan harapannya agar dapur SPPG MBG segera beroperasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh peserta didik di seluruh satuan pendidikan di wilayahnya.

“Kami berharap dapur MBG ini segera berfungsi dan dapat dinikmati oleh para siswa dan siswi di satuan pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD hingga SMP,” ujarnya.

Dari pihak pengelola, M. Muhdi, selaku pengelola dapur SPPG MBG Bolano Lambunu, menjelaskan bahwa saat ini persiapan terus dilakukan, mulai dari penyiapan tenaga dapur hingga penataan sistem distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah penerima manfaat.

“Insyaallah kami secepatnya bisa melayani seluruh sekolah yang menjadi tanggung jawab kami,” tutupnya.

Ia menambahkan, layanan MBG nantinya akan disalurkan ke sejumlah sekolah di wilayah SPA, Wanagading, Ganonggol, SPB, dan Margapura. Dengan dukungan pemerintah daerah dan kesiapan infrastruktur, pihaknya optimistis pelaksanaan program MBG di Bolano Lambunu dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Kunjungan Wakil Bupati tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terhadap program peningkatan gizi nasional, sekaligus komitmen untuk memastikan bahwa setiap fasilitas dapur MBG memenuhi standar kelayakan dan higienitas sesuai ketentuan yang berlaku.

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325