Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Pemkab Parimo Gandeng UIN Palu Tingkatkan Kompetensi Guru

254
×

Pemkab Parimo Gandeng UIN Palu Tingkatkan Kompetensi Guru

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menggandeng Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu meningkatkan kompetensi guru, untuk mewujudkan guru profesional.

Dekan FTIK UIN Palu Doktor Askar, di Palu, Senin, mengemukakan pembinaan untuk meningkatkan kompetensi guru menjadi satu bentuk kontribusi dan kepedulian UIN Palu dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

“Dan kerja sama ini menjadi komitmen bersama untuk meningkatkan mutu pendidikan, demi mewujudkan sumber daya manusia unggul,” kata Doktor Askar.

Pemkab Parigi Moutong melalui Dinas Pendidikan kabupaten setempat menandatangani perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Sunarti sebagai Kepala Dinas Pendidikan, dengan Doktor Askar sebagai Dekan FTIK UIN Palu.

Perjanjian kerja sama itu ditandatangani oleh dua pihak berlangsung di Rektor UIN Datokarama di Kota Palu, Senin, (07\03)

Askar menerangkan melalui kerja sama ini, FTIK UIN Palu akan melakukan pembinaan terhadap 60 orang guru asal Parigi Moutong melalui program nasional Pendidikan Profesi Guru (PPG).

“Para guru akan mengikuti proses pembinaan di LPTK UIN Datokarama Palu, yang dalam proses pembinaan ini akan dilakukan dengan berbagai pendekatan dan materi, untuk meningkatkan kompetensi guru meliputi kompetensi profesionalitas, pedagogik, personal dan sosial,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Parigi Moutong Sunarti mengapresiasi UIN Palu yang telah bersedia bekerja sama untuk meningkatkan kompetensi guru.

Ia berharap UIN Palu melalui program PPG dapat memaksimalkan pembinaan guru asal Parigi Moutong, sehingga para guru benar – benar mendapat predikat guru profesional.

“Sehingga kerja sama yang terbangun ini, benar – benar memberikan manfaat kepada dua pihak atau sama – sama menguntungkan,” ujarnya.a juga berharap agar kerja sama ini dapat berkesinambungan hingga di tahun – tahun akan datang, sebagai wujud dan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah.

Sementara itu Rektor UIN Palu Profesor Sagaf Pettalongi diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik Profesor Abidin Djafar mengemukakan bahwa PPG merupakan program nasional yang diselenggarakan oleh melibatkan perguruan tinggi, dalam rangka meningkatkan kualitas akademik dan pendidikan berbasis kompetensi guru.

“Maka PPG ini adalah program untuk pengembangan kompetensi guru, jika guru telah melalui program PPG maka dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara profesional dan dilindungi oleh hukum,” ujarnya.

Guru Besar UIN Palu itu mengatakan dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai guru profesional, maka para guru akan berhadapan dengan tantangan yang berat.

Oleh karena itu, kata dia, guru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya harus memiliki kompetensi profesionalitas, pedagogik, personal dan sosial.

“Empat standar kompetensi ini, harus dan wajib dimiliki oleh guru dalam melaksanakan tugas dan fungsinya,” katanya. (Ind*)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325