Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 1000x60
DAERAH

Pemkab Sigi-Adra Sinergi Susun SOP Siaga Darurat Bencana

250
×

Pemkab Sigi-Adra Sinergi Susun SOP Siaga Darurat Bencana

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PALU | KORANINDIGO – Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah bersinergi dengan Yayasan Adra Indonesia menyusun standar operasional prosedur (SOP) siaga bencana, sebagai upaya bersama dalam pengurangan risiko bencana di daerah tersebut.

“SOP ini sangat penting seiring dengan rentannya Kabupaten Sigi terhadap bencana alam,” kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi di Sigi, Sabtu, (27/5).

Penyusunan SOP siaga bencana dilaksanakan oleh dua pihak dan diawali dengan fokus grup diskusi yang melibatkan unsur pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat serta tokoh masyarakat sebagai peserta.

Samuel mengatakan bahwa Kabupaten Sigi merupakan satu daerah di Sulawesi Tengah yang sangat rentan terhadap bencana alam banjir bandang, longsor, erosi, gempa, dan likuefaksi. “Selain itu, juga rentan terhadap bencana non-alam,” ujarnya.

Dalam konteks ini, ujar dia, dibutuhkan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko dan dampak bencana, bila terjadi bencana di waktu – waktu tertentu.

“Bencana datang secara tiba – tiba, sehingga sangat dibutuhkan kesiapsiagaan untuk mengurangi risiko dan dampak,” ucapnya.

Oleh karena itu, kata dia, sangat dibutuhkan satu pedoman bersama berupa SOP dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat sebelum terjadinya bencana, dan penangan dampak bencana.

“Terima kasih Adra yang telah membantu Pemerintah Kabupaten Sigi dalam upaya pengurangan risiko bencana dan dampak bencana,” kata dia.

Wakil Bupati mengemukakan bahwa dalam kepemimpinan Bupati Sigi Mohammad Irwan bersama dirinya, pengurangan risiko bencana dan penanganan dampak bencana alam 2018 menjadi prioritas.

“Daerah kita, daerah yang rawan bencana, karena dikelilingi gunung, sementara pemukiman berada di lembah. Apalagi, sebagian besar sungai yang ada di Kabupaten Sigi berada di dataran tinggi dan mengalami kerusakan daerah aliran sungai (DAS), hal ini menjadi perhatian pemerintah dalam upaya mengurangi dampak bencana,” ungkapnya.

“Keselamatan bersama dan keberlanjutan hidup menjadi hal utama,” sebutnya. (Ant\Ind)

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

“Selisih denda ratusan juta rupiah, pecah paket senilai Rp1,19 miliar, gedung Rp8,7 miliar rusak sebelum dimanfaatkan, serta gugatan Rp10 miliar menjadi simpul persoalan. Nilai kerugian negara masih menunggu audit resmi, namun sumber risikonya mulai terlihat…

DAERAH

“Menurut informasi yang kami dapat, kapalnya patah jadi dua dan tenggelam.” — Kepala Kantor Basarnas Gorontalo, Heriyanto. Gelombang Teluk Tomini mengubah perjalanan wisata menjadi perjuangan bertahan hidup. Sebuah Speedboat pengangkut 11 wisatawan asing patah menjadi…

DAERAH

Setelah tiga kali teguran tertulis diabaikan, penghentian sementara operasi produksi menjadi langkah terakhir. Kalimat itu tersirat dalam keputusan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tengah saat menjatuhkan sanksi administratif kepada 36 perusahaan pemegang…

DAERAH

Ancaman terhadap anak kini tak lagi sekadar hadir di jalanan, sekolah, atau lingkungan sekitar. Bahaya juga tumbuh di balik layar gawai, menyusup melalui ruang digital tanpa banyak disadari. Koordinator Area Pusat Kajian dan Perlindungan Anak…

Example 325x325