DAERAH

Bocor Solar SPBU Ampibabo, Ekspedisi Enggan Berhenti

71
×

Bocor Solar SPBU Ampibabo, Ekspedisi Enggan Berhenti

Sebarkan artikel ini

AMPIBABO | KORANINDIGO – Deru mesin truk ekspedisi melintasi Jalan Trans Sulawesi, Ampibabo Utara, Parigi Moutong, kini tak lagi mampir di SPBU nomor 141. Pengemudi angkutan barang lintas provinsi atau ekspedisi enngan membuang waktu mengantre di stasiun pengisian bahan bakar umum tersebut. Penyebabnya saban hari sama: jatah solar subsidi menguap sebelum hari berganti malam.

Praktik pengurasan BBM bersubsidi ini terendus dari persekongkolan rapi antara oknum warga bernama Rengga dan operator SPBU 74.943.04 (PT Surya Unggul Mandiri).

Mengantongi kartu kendali barkot bertuliskan alokasi kapal nelayan, Rengga diduga bebas “main borong” puluhan jeriken solar.

Aksi pengisian bahan bakar berskala besar tersebut kerap berlangsung senyap saat fajar menyingsing.

Rekaman lapangan pada 1 Agustus 2026 pukul 05.41 WITA memperlihatkan transaksi di tengah derasnya hujan subuh.

PILIHAN EDITOR:
Solar Mengalir Ke Tambang, Aparat Diduga Lakukan Pembiaran
Skema Distribusi Solar, Berlaku di Seluruh SPBU
DPRD Parimo Bedah Krisis Solar

Dalam keheningan itu, nozzle SPBU terus mengalirkan cairan BBM bersubsidi ke wadah-wadah penampung.

Dikonfirmasi mengenai kejanggalan penyaluran ini, Rengga mengelak tuduhan penyelewengan.

“Solar ini merupakan stok alokasi resmi untuk kapal nelayan milik Haji Musa,” ujar Rengga.

Namun, alibi tersebut menyisakan lubang besar.

Data lapangan mencatat volume pengambilan menembus angka lebih dari 2.000 liter hampir setiap hari.

Jumlah fantastis ini melampaui batas kewajiban konsumsi wajar satu unit armada tangkap nelayan.

BERITA TERKAIT :
Siasat Baru SPBU Dalam Distribusi Solar
Antrean Solar SPBU Kampal Diduga Direkayasa

Dugaan kuat mengarah pada motif komersialisasi ilegal.

Solar murah hasil keroyokan bersama petugas operator disinyalir dijual kembali ke pihak lain dengan patokan harga jauh melambung demi meraup untung pribadi.

Dampak permainan balik layar ini memukul kelangsungan ekonomi warga lokal.

“Kami kesulitan mendapatkan solar, padahal pasokan pemerintah bertujuan membantu kerja nelayan dan petani kecil,” tutur seorang nelayan setempat.

Keluhan serupa datang dari sektor transportasi logistik interkoneksi Sulawesi.

“Hampir semua sopir truk ekspedisi memilih melintas begitu saja karena stok selalu habis duluan,” kata salah satu sopir ekspedisi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SPBU Ampibabo belum memberikan tanggapan resmi atas dugaan kongkalikong merugikan publik tersebut.

Tuntutan pemeriksaan menyeluruh terhadap Rengga, operator, hingga pengelola kini mendesak dituntaskan aparat penegak hukum dan Pertamina. NURR

TERKAIT LAINNYA:
Orang Dalam dan “Mafia” Solar SPBU Kampal
Jalur Gelap Solar Subsidi
Bocor Solar dari SPBU Kampal Lebih 60 Persen
Truk Pengelola SPBU Ikut Antrean Solar?
Bocor Kuota Solar di Jalan Trans Kampal
Membidik Mafia Solar Subsidi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DAERAH

AMPIBABO | KORANINDIGO – Solar bersubsidi diduga keluar dari jalur peruntukannya di Wilayah Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Bahan bakar itu diajukan untuk kebutuhan petani dan nelayan, tetapi sebagian besar pasokan justru mengalir…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Pola baru penyaluran Solar bersubsidi mulai diuji di SPBU Kampal, Kelurahan Kampal, Jalan Trans Sulawesi. Dari pasokan 16 ton, sebanyak 2,5 ton disisihkan khusus bagi petani dan nelayan melalui koordinasi dengan…

DAERAH

PALU | KORANINDIGO – Sebanyak 2.189 nomor polisi kendaraan di Sulawesi Tengah (Sulteng) masuk daftar pemblokiran QR Code BBM subsidi hingga September 2026. Angka ini menjadi bagian dari 11.093 nomor polisi di seluruh Sulawesi, setelah…

DAERAH

PARIGI | KORANINDIGO – Sebanyak 16 ton solar bersubsidi masuk ke SPBU 74.943.08, Kampal, Parigi Moutong, dalam dua kali pengiriman. Dari volume itu, sekitar 4,8 ton atau 30 persen diperkirakan terserap melalui pembelian menggunakan jeriken….

Example 325x325