Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example 180x700
Example 1000x60
HUKUM

Aha, Kabid BM Wayan Mudana Akhirnya Kena Periksa

1155
×

Aha, Kabid BM Wayan Mudana Akhirnya Kena Periksa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PARIGI | KORANINDIGO – Mengaku tidak terlibat dalam ‘hajatan‘ berbau korupsi berupa 3 ruas proyek peningkatan jalan, I Wayan Mudana akhirnya diperiksa jaksa.

Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM) Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), Parigi Moutong (Parimo) I Wayan Mudana keukeuh mengaku tidak terlibat dalam hajatan 3 ruas proyek peningkatan jalan saat ini dibidik Kejati Sulteng.

PILIHAN EDITOR:
Ikhwal Puluhan Pejabat Dinas PUPRP Parimo Diperiksa Jaksa

Mudana menyatakan dirinya kembali menjabat selaku Kabid BM PUPRP Parimo ketika proyek peningkatan jalan tersebut telah dimulakan.

BERITA TERKAIT:
Proyek Jalan, Tiga Pejabat Parimo Diperiksa Kejati Sulteng
Terkait Proyek Jalan, Giliran Pegawai BPBJ Parimo Diperiksa Jaksa
Tak Terjamah, Rasuah di Pelupuk Mata
Dugaan Rasuah Proyek Jalan, Digdaya Pejabat-Rekanan
Tengara Rasuah Proyek Jalan, BPBJ Parimo Diperiksa Polisi
Terduga Pelaku Korupsi Proyek Jalan Masih Berkeliaran
Rasuah Proyek Jalan, Dua Kabid Mengelak Terlibat
Jurus Berkelit Ala Wayan Mudana
Pejabat Dipanggil APH, Kabid Bina Marga Lolos Periksa

“Seingat saya, saya masuk (dilantik sebagai Kabid BM di Dinas PUPRP Parimo) pada pertengahan tahun 2023. Ketika pekerjaan (proyek jalan senilai Rp21 miliar) sudah dimulai”, kata I Wayan Mudana, Rabu, (4/12) silam.

Mudana berkeyakinan bahwa kontrak 3 ruas proyek peningkatan jalan tersebut diteken kontrak pada 20 Juni 2023.

“Kontrak 3 ruas proyek peningkatan jalan dilakukan pada Juni 2023. Tunggu saya cek dulu. Seingat saya, bahwa saya masuk (dilantik) kembali menjadi Kabid BM Dinas PUPRP Parimo, ketika semua pekerjaan (proyek jalan) itu sudah dimulai”, kata I Wayan Mudana.

Mengaku tidak terlibat, namun pada faktanya I Wayan Mudana kena periksa jaksa selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pada proyek 3 ruas proyek peningkatan jalan tersebut.

Mudana diperiksa jaksa bersama 9 pejabat Dinas PUPRP lainnya terkait dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Gio-Tuladengi senilai Rp9 miliar lebih, Pembuni-Bronjong Rp7 miliar, dan proyek peningkatan jalan trans Bimoli-Pantai senilai Rp4,7 miliar lebih.

Selaku PPTK kegiatan, I Wayan Mudana bertugas membantu pejabat Pengguna Anggaran (PA) atau Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam mengendalikan, melaporkan, dan menyiapkan dokumen anggaran terkait pelaksanaan 3 ruas proyek peningkatan jalan tersebut.

Selain itu, sebagai PPTK Mudana bertugas mengelola penerimaan, pembayaran dan pertanggung jawaban keuangan dalam kegiatan.

Sebagai PPTK, Mudana memiliki kuasa menerima uang, membayar untuk kepentingan belanja dan mempertanggungjawabkan penggunaan uang pada pelaksanaan proyek jalan itu. IND

Example 970x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

HUKUM

KPK menyoroti pengelolaan dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD rawan disalahgunakan, mulai tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek. Temuan anomali seperti ijon proyek dan potongan anggaran 10-15 persen memicu evaluasi ketat demi memastikan Pokir berbasis kebutuhan masyarakat,…

HUKUM

PARIGI | KORANINDIGO – Pelaksanaan proyek pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, menjadi sorotan. Sejumlah pejabat teknis di lingkungan pemerintah daerah mengungkap ada dugaan praktik jual-beli proyek, penunjukan rekanan oleh oknum…

HUKUM

PALU | KORANINDIGO – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mengusut 7 kasus tambang ilegal diduga melakukan aktivitas penambangan tanpa izin usaha pertambangan (IUP) hingga menambang di luar wilayah IUP (WIUP) yang dimiliki….

HUKUM

PRAKTIK penyalahgunaan dana Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD kian marak dan bertransformasi menjadi ladang korupsi subur melalui modus intervensi proyek, pemotongan dana hibah, hingga keterlibatan langsung oknum legislatif dalam pengerjaan proyek. Hal tersebut memperpanjang daftar hitam…

Example 325x325